Tentunya teman-teman pernah memakan tape kan?. Tape ada alkoholnya loh..tapi kok ga mabuk ya?. Ya. itu karena kadar alkoholnya sangat kecil. Apa sebenarnya sih alkohol ? sampai-sampai orang yang minum/makan dalam kadarnya yang banyak kok pada mabuk ya?.
Alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain.
Alkohol umumnya berwujud cair dan memiliki sifat mudah menguap
(volatil) tergantung pada panjang rantai karbon utamanya (semakin
pendek rantai C, semakin volatil). Kelarutan alkohol dalam air semakin
rendah seiring bertambah panjangnya rantai hidrokarbon. Hal ini
disebabkan karena alkohol memiliki gugus OH yang bersifat polar dan
gugus alkil (R) yang bersifat nonpolar, sehingga makin panjang gugus
alkil makin berkurang kepolarannya.
Alkohol adalah molekul polar dengan adanya gugus -OH. Gugus fungsi -OH
dapat melepaskan proton pada larutan dan dengan demikian alkohol
bersifat asam. Pada kasus lain, gugus -OH dapat digantikan. Jadi, reaksi
dalam alkohol dapat diklasifikasikan menjadi reaksi yang melibatkan
hidrogen asam dan yang melibatkan gugus hidroksi.
Titik didih
alkohol relatif tinggi. Hal ini merupakan akibat langsung dari daya
tarik intermolekuler yang kuat. Ingat bahwa titik didih adalah ukuran
kasar dari jumlah energi yang diperlukan untuk memisahkan suatu molekul
cair dari molekul terdekatnya. Jika molekul terdekatnya melekat pada
molekul tersebut sebagai ikatan hidrogen, dibutuhkan energi yang
cukup besar untuk memisahkan ikatan tersebut. Setelah itu molekul
tersebut dapat terlepas dari cairan menjadi gas.
Semakin
besar massa molekul relatif alkohol maka titik didih makin tinggi.
Titik didih alkohol bercabang lebih rendah daripada alkohol berantai
lurus meskipun massa molekul relatifnya sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar